1-1-2008
December 31st, 2007 by agung-wahyuHUJAN DI PERGANTIAN TAHuN
Sejak sore suara terompet sudah mericuhi jalanan Siliwangi - Cihampelas
Bandung. Cuaca yang tampaknya menghitam tidak menyurutkan orang-orang
itu untuk keluar rumah,membeli terompet, dan meniupnya keras-keras
di jalan …huh..kayaknya kurang kerjaan memang, tapi mereka sangat
senang dengan yang mereka lakuin(hemm…ikutan yukk")
Dan suara - terompet itu semakin riuh lagi seiring bertambahnya malam.
jalan Cihampelas yang kecil, Bahkan lebih kecil dari jalan Doho di kediri
menjadi objek yang tak henti-hentinya menarik minat orang yang datang
seperti halnya Malioboro di Jogja. Kebanyakan dari orang itu adalah orang
Jakarta yang ingin merayakan tahun baru di Bandung, dan akibatnya pada hari-
hari libur di Bandung makin macet….
especially kayak malam tahun baru ini, penduduk Bandung mungkin bertambah
sekitar 20-30 persen…
Dan entah sejak kapan,Bandung menjadi identik dengan"Vacation city" yang
menyuguhkan banyak pesona mulai dari wisata belanja, tempat hiburan, sampai wisata
alam yang lumayan eksotis menarik orang jakarta untuk berlibur kesini. Tentunya
yang paling menarik bagi mereka adalah FO yang berjajar di jalan Juanda yang lebih
dikenal dengan Dago, sampai jalan setiabudhi yang memanjakan mata orang-orang yang
gila mode. Ya benar", Bandung merupakan pusat mode yang dikenal dengan "Paris Van jaVa"
nya Indonesia,hmm..sebuah tempat yang sangat menyenangkan bagi orang yang berduit tebal
untuk mengisi liburannya dan belanja apapun disini…
Dan karena tahun kemarin Aku sudah pernah jalan-jalan di Cihampelas melihat
riuhnya pergantian tahun, maka malam ini aku hanya berdiem di kosan. Satu-satunya alasan
adalah males banget untuk keluar…dan sebenarnya aq juga udah bosen dengan suasana yang
menurutku gak ada yang menarik.Setelah magrib aq baca jilidan kertas setebal 3cm hal 397-401
itung-itung kalo di Bandung aku jarang baca bagian itu, maka malam inipun kusempetin buka
jilidan kertas itu. Setelah Isya’ aku nonton TV yang menyuguhkan acara lumayan bagus dan
bebarengan, jadi agak bingung juga mo nyetel yang mana..:D
Setelah jam 10 an aku keluar untuk beli gorengan karena perutku seakan laper lagi,
padahal habis isya’ tadi aku udah makan nasi’.mungkin karena pengaruh cuaca dingin, jadi dikit
dikit laper,ato karena dari tadi mencium bau orang bakar sate di rumah sebelah..yang kayaknya
pergatian tahun kemaren juga mereka lakuin…hmm baunya. Dan dengan uang tinggal 5 ribu itu pun
aku jalan ke gandok(pertigaan antara Jalan Siliwangi dan Cihampelas) beli macem2 gorengan
yang lumayan gede2. Dengan duit sisa seribu didompetku aq jalan pulang…dan karena gak enak
dan pastinya gak habis jika kumakan sendiri maka aku ketok pintunya mas Udin. Dengan kata-kata
spesialnya" ya ya..bisa, wah jadi gak enak sendiri nih’" kita pun makan gorengan itu berdua
karena Si Alfan sedang pulang jadi di kosan tiggal kita berdua’
Setelah gorengan itu hampir habis sambil melihat acara TV,terdengar hujan turun
cukup deras, tapi tetep saja terompet-terompet dan petasan masih terdengar dari arah cihampelas.
Hujan kemudian agak reda, dan suara-suara itupun menjadi -jadi ketika jarum jam makin
mengarah vertikal ke atas,menandakan pergantian tanggal yang entah sangat menarik bagi sebagian
orang. Dan dari teras kosanpun kita dapat melihat suara-suara ledakan di atas dengan warna-warni
yang menghiasi langit seakan tidak peduli dengan gerimis yang terus mengiringi pergantian tahun
ini. Kembang api itupun seakan melambangkan keceriaan d
an semangat baru mereka untuk menjalani
tahun yang baru ini………..
nb:kok ada nomer gak dikenal ngucapin tahun baru ke aku yak??
+628131868xxxx, no hp sapa tuh???